Kampus Universitas Citra Bangsa, Jl. Manafe No. 17, Kelurahan Kayu ...
Rektor UCB Tutup Pelatihan SMK Go Global, Tegaskan Pentingnya Kesiapan Kompetensi
Jumat, 16 Oktober 2026 Jhon Enstein, S.Kom.,M.Cs 26 dilihat Berita

Rektor UCB Tutup Pelatihan SMK Go Global, Tegaskan Pentingnya Kesiapan Kompetensi
​
Rektor Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang, Prof. Dr. Frans Salesman, SE., M.Kes., secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pelatihan SMK Go Global Batch I yang berlangsung di Aula Lantai IV Kampus UCB Kupang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) / BP3MI NTT dengan Migrant Center UCB Kupang.  
​Acara penutupan ini turut dihadiri oleh perwakilan KP2MI Restu Dewi Utami S.Psi, M.M melallui zoom, Ketua BP3MI NTT, Suratmi Hamida, S.Sos. beserta jajaran, pimpinan pengelola Migrant Center UCB, para instruktur, serta puluhan peserta pelatihan bahasa Jepang dan bahasa Inggris.  
Prof Frans menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian P2MI/BP3MI NTT, pengelola Migrant Center, dan para instruktur atas sinergi nyata dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) NTT yang kompeten dan berdaya saing global.  
​Prof. Frans menegaskan bahwa selesainya program pelatihan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan sebuah titik awal bagi para peserta untuk melangkah lebih jauh. Ia berpesan agar para peserta tidak cepat berpuas diri, mengingat bekerja di luar negeri—khususnya ke Jepang—membutuhkan persiapan yang matang dan komprehensif, baik dari segi keterampilan kerja (skill), penguasaan bahasa, pemahaman budaya, kedisiplinan etos kerja, maupun kesiapan mental.  
​"Pelatihan ini merupakan langkah awal pengenalan dasar dan peningkatan kapasitas. Peserta harus terus memperdalam kemampuan bahasa, memperbanyak latihan, menguasai kosakata serta huruf Jepang, dan mempersiapkan diri menghadapi ujian resmi seperti N5 atau N4 sesuai sektor pekerjaan yang dipilih," pesannya.
​Lebih lanjut, Prof Frans juga mengingatkan para lulusan pelatihan agar senantiasa berhati-hati dan selektif dalam mencari informasi penempatan kerja ke luar negeri. Ia menekankan pentingnya menempuh jalur resmi dan prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan lembaganya, serta menghindari tawaran keberangkatan instan yang tidak jelas keabsahannya.  
​Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga pelatihan ini, pihak UCB berharap para peserta pelatihan dapat terus didampingi hingga siap menghadapi tahap seleksi kerja internasional, sekaligus membawa nama baik diri sendiri, keluarga, daerah NTT, dan bangsa Indonesia di kancah global.  
​Perwakilan KP2MI Restu Dewi Utami S.Psi, M.M mengatakan secara umum, kegiatan telah berjalan dengan baik sesuai tahapan hingga mencapai tahap penutupan.  
​Restu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KP2MI, BP3MI NTT,  Migrant Center UCB, instruktur, seluruh peserta, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan selama program berlangsung.  
​Harapannya, seluruh proses pelatihan yang telah dilalui ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi bekal serta langkah awal bagi para peserta untuk menjadi tenaga kerja Indonesia yang kompeten, disiplin, profesional, dan siap bersaing di pasar kerja internasional.