Kampus Universitas Citra Bangsa, Jl. Manafe No. 17, Kelurahan Kayu ...
Kick-off Program SMK Go Global
Senin, 31 Agustus 2026 Jhon Enstein, S.Kom.,M.Cs 21 dilihat Berita

KUPANG — Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang menyelenggarakan acara Kick-off Program SMK Go Global di Lantai 4 Kampus UCB Kupang. Kegiatan ini dihadiri oleh 80 peserta Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), jajaran Rektorat, Dewan Pengurus Yayasan CBIM, pimpinan beserta staf Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya melalui Zoom Meeting, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyampaikan bahwa program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam memanfaatkan momentum bonus demografi Indonesia, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di tingkat global. Ia menegaskan program ini sebagai pelindungan dari hulu yang membekali peserta dengan kompetensi, bahasa, dan sertifikasi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional agar siap bekerja secara legal, aman, dan terlindungi.

Program SMK Go Global ini menjadi bagian dari arahan Presiden RI pada Sidang Kabinet Paripurna 20 Oktober 2025 lalu mengenai penyiapan 500.000 tenaga kerja terampil. Dari target tersebut, sebanyak 300.000 peserta disasar dari lulusan SMK dan 200.000 sisanya terbuka untuk pendaftar umum. Penyiapan CPMI ini dirancang secara bertahap mulai tahun 2026 hingga 2029, di mana Menteri Mukhtarudin berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan secara optimal dan senantiasa menjaga kesehatan.

Dukungan serupa disampaikan oleh Plt. Kepala BPSDMI Kemenperin, Emmy Suryandari, yang menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi hulu-hilir untuk mentransformasi PMI menjadi tenaga kerja terampil dan berdaya saing. Pembekalan CPMI dipusatkan pada tiga pilar utama: pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi kompetensi, dan penguatan etos kerja.

Sementara itu, Direktur Migrant Center UCB Kupang, Jhon Enstein, menjelaskan bahwa Migrant Center UCB dibentuk pada 6 Agustus 2025 dan merupakan yang kedua di Indonesia. Pembentukannya didasari oleh rekam jejak alumni UCB Kupang yang telah bekerja di Jepang, serta didukung ekosistem pelatihan yang lengkap.

Pihak pengelola menargetkan seluruh peserta pelatihan di Migrant Center UCB dapat mencapai penempatan kerja (gol penempatan) secara optimal sesuai dengan job order dari mitra atau pemberi kerja di luar negeri. Di sisi lain, Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, mengimbau peserta untuk memotivasi diri, menjaga etika terhadap pengajar, dan memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal demi meraih skill yang disyaratkan pemberi kerja.

Sebagai penutup, untuk wilayah Provinsi NTT, terdapat tiga lembaga pelatihan yang ditunjuk sekaligus menjadi tuan rumah pelaksana program SMK Go Global Batch 1 Tahun 2026. Ketiga lembaga tersebut adalah UCB Kupang, Poltekkes Negeri Kupang, dan Universitas San Pedro Kupang.