KUPANG — Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang dan Migrant Center UCB resmi menjalin kerja sama dengan Hotel Harper Kupang untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Ruang Sumba Hotel Harper Kupang, Jumat (28/8/2026).
PKS ini ditandatangani langsung oleh Rektor UCB Kupang Prof. Dr. Frans Salesman, S.E., M.Kes., bersama Direktur Migrant Center UCB Kupang Jhon Enstien, S.Kom., M.Cs., dan General Manager (GM) Hotel Harper Kupang Amirudin Tamrin.
Direktur Migrant Center UCB, Jhon Enstien, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program SMK Go Global dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Program ini dirancang untuk menggembleng keterampilan teknis serta kesiapan mental para calon pekerja migran sebelum diterjunkan ke pasar kerja internasional.
Pelatihan akan difokuskan pada dua sektor utama industri perhotelan, yakni:
Housekeeping (Manajemen Kamar)
Waiters (Pelayanan Restoran)
Dalam pelaksanaannya, pelatihan akan berlangsung selama 2 hingga 3 bulan di Hotel Harper Kupang. Para peserta program ini mencakup calon pekerja migran dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun luar daerah.
"Hotel Harper tidak sekadar menyediakan wadah untuk praktik lapangan, tetapi juga menerjunkan para pakar (expert) sebagai instruktur pelatihan," ujar Jhon.
Sementara itu, GM Hotel Harper Kupang, Amirudin Tamrin, membenarkan komitmen pihaknya dalam program ini. Ia menyampaikan bahwa kerja sama spesifik ini memperkuat sinergi umum yang sebelumnya telah terjalin antara Harper dan UCB.
Berbeda dari kerja sama sebelumnya yang sebatas pelatihan dasar dan transfer pengetahuan umum di lingkungan kampus, program bersama Migrant Center ini berorientasi penuh pada persiapan kerja intensif.
"Kerja sama ini secara khusus menyasar penyiapan tenaga kerja terampil. Peran Harper adalah menyediakan tempat praktik langsung dan tim pengajar praktisi, yang nantinya berkolaborasi dengan dosen dari UCB dalam memberikan materi pelatihan," pungkas Amirudin.